Ingin Menyambung Diploma di Kolej Islam Unik, Daftar di sini
Pertanyaan & Memohon klik http://www.hikmah.edu.my/test/e-mohon.php
HUBUNGI 013-268 8283 (Pn.SaLeHa)
31 Mei 2011
Berlawan dengan Baik dan Buruk
09 Februari 2011
Berjaya Like
21 Januari 2011
Rayau-rayau
Semoga anda di dalam keriangan dan keceriaan.
Hari ini saya nak cerita tentang dua hari lepas selepas hantar Husin ke Taski ABIM saya terus mencari Tadika untuk Hasan yang berusia 4 tahun ( oh, ini bukan kerja last minit, ini sebab mula2 tak nak masukkan Hasan ke sekolah terlalu awal, tetapi niat itu dihapuskan kerana beberapa perkara).
Maka perjalanan saya yang pertama mencari sekolah PASTI surada, tetapi tidak diterima sudah penuh, kemudian pergi ke Tadika ABC di seksyen 8 , yang belakang tu saya tak pergi macam tak ceria. TAdika ABC tu oklah, ada cikgu dua orang yang sambut anak2 yang sampai dari mereka turun kereta lagi (mas atu nampak dari jauh saja). Di samping tadika nya yang ceria sangat dan nampak agak sistematik.
Saya pun berhenti kan kereta dan bertanya kepada dua orang cikgu yang nampak seperti lingkungan remaja (20-22 tahun), mereka pun kata dah penuh. Tapi saya rasa tak berkenan dengan cikgu2 tu sebab adalah yang tak best yang tak perlu cerita di sini.
Kemudian saya teruskan pencarian saya ke TASKI ABIM seksyen 8 penuh juga.
Dalam perjalanan ada dua tadika yang masih kosong tapi bila dilihat budget yuran tahunan hampir RM1000 maka kami membatalkan niat.
Maka Hasan akan diberi homeskooling oleh kami dengan aktiviti2 yang sedang saya dan suami kumpulkan.
Sekarang kami sedang cuba untuk membuat reading corner untuk anak2 di rumah.
Hasilnya kalau jadi akan adalah di blog ini.
Sekian terima kasih untuk bacaan anda.
17 Januari 2011
Pembentukan Peribadi
KELUARGA (GEN)
Pembentukan prilaku
Faktor-faktor pembentuk perilaku antara lain :
Faktor internal :
Instink biologis, seperti lapar, dorongan makan yang berlebihan dan berlangsung lama akan menimbulkan sifat rakus, maka sifat itu akan menjadi perilaku tetapnya, dan seterusnya
Kebutuhan psikologis, seperti rasa aman, penghargaan, penerimaan, dan aktualisasi diri
Kebutuhan pemikiran, yaitu akumulasi informasi yang membentuk cara berfikir seseorang seperti mitos, agama, dan sebagainya
Faktor eksternal
Lingkungan keluarga
Lingkungan sosial
Lingkungan pendidikan
Islam membagi akhlak menjadi dua yaitu :
fitriyah, yaitu sifat bawaan yang melekat dalam fitrah seseorang yang dengannya ia diciptakan, baik sifat fisik maupun jiwa.
Muktasabah, yaitu sifat yang sebelumnya tidak ada namun diperoleh melalui lingkungan alam dan sosial, pendidikan, pelatihan, dan pengalaman
Proses pembelajaran
Dalam konsep Islam, karakter tidak sekali terbentuk, lalu tertutup, tetapi terbuka bagi semua bentuk perbaikan, pengembangan, dan penyempurnaan, sebab sumber karakter perolehan ada dan bersifat tetap. Karenanya orang yang membawa sifat kasar bisa memperoleh sifat lembut, setelah melalui mekanisme latihan. Namun, sumber karakter itu hanya bisa bekerja efektif jika kesiapan dasar seseorang berpadu dengan kemauan kuat untuk berubah dan berkembang, dan latihan yang sistematis.
Tahapan perkembangan perilaku
Tahap I (0 10 tahun)
Perilaku lahiriyah, metode pengembangannya adalah pengarahan, pembiasaan, keteladanan, penguatan (imbalan) dan pelemahan (hukuman), indoktrinasi
Tahap II ( 11 15 tahun)
Perilaku kesadaran, metode pengambangannya adalah penanaman nilai melalui dialog, pembimbingan, dan pelibatan
Tahap III ( 15 tahun ke atas)
Kontrol internal atas perilaku, metode pengembangannya adalah perumusan visi dan misi hidup, dan penguatan tanggung jawab kepada Allah swt
Ambivalensi Kejiwaan Manusia
Ambivalensi adalah dua garis jiwa yang berbeda bahkan berlawanan, namun saling berhadapan. Fungsinya :
Merekatkan sisi-sisi kepribadian manusia tetap utuh
Memperluas wilayah kepribadian manusia dengan tetap menjaga pusat keseimbangannya
Menjaga dinamika perkembangan jiwa manusia
Seseorang akan memiliki tingkat kesehatan mental yang baik, jika garis jiwa yang ambivalen berjalan dan bergerak secara harmonis, seakan simfoni indah orkestra handal.
Maka langkah yang harus ditempuh agar simfoni tersebut mengalun indah dan harmonis adalah :
Atur posisi dan komposisi garis jiwa itu secara benar, dan hilangkan semua kecenderungan jiwa yang salah
Berikan atau tentukan arah kecenderungan jiwa secara benar dan natural.
Lihat ekspresinya dalam bentuk sikap dan perilaku kesehariannya
Garis jiwa yang ambivalen ada dalam diri manusia sejak ia lahir sampai ia mati, melekat, dan mewarnai semua sisi kehidupannya. Walaupun demikian, tetap ada perbedaan mendasar tentang objek dan alasan yang melahirkan garis jiwa menjadi perilaku, pada tahapan usia yang berbeda pula.
Pembentukan Kepribadian
Kepribadian terbentuk setelah melalui proses :
Adanya nilai yang diserap seseorang dari berbagai sumber, mungkin agama, ideologi, dan sebagainya
Nilai membentuk pola pikir seseorang yang secara keseluruhan ke luar dalam bentuk rumusan visinya
Visi turun ke wilayah hati dan membentuk suasana jiwa yang secara keseluruhan keluar dalam bentuk mentalitas
Mentalitas mengalir memasuki wilayah fisik dan melahirkan tindakan yang secara keseluruhan disebut sikap
Sikap yang dominan dalam diri seseorang secara kumulatif mencitrai dirinya adalah kepribadian
Tiga langkah merubah karakter
-1. -Terapi kognitif
Cara yang paling efektif untuk memperbaiki karakter dan mengembangkannya adalah dengan memperbaiki cara berfikir
Langkah :
Pengosongan, berarti mengosongkan benak kita dari berbagai bentuk pemikiran yang salah, menyimpang, tidak berdasar, baik dari segi agama maupun akal yang lurus
Pengisian, berarti mengisi kembali benak kita dengan nilai-nilai baru dari sumber keagamaan kita, yang membentuk kesadaran baru, logika baru, arah baru, dan lensa baru dalam cara memandang berbagai masalah
Kontrol, berarti kita harus mengontrol pikiran-pikiran baru yang melintas dalam benak kita, sebelum berkembang menjadi gagasan yang utuh
Doa, berarti bahwa kita mengharapkan unsur pencerahan Ilahi dalam cara berfikir kita
-2. -Terapi mental
Warna perasaan kita adalah cermin bagi tindakan kita. Tindakan yang harmonis akan mengukir lahir dari warna perasaan yang kuat dan harmonis
Langkah :
Pengarahan, berarti perasaan-perasaan kita harus diberi arah yang jelas, yaitu arah yang akan menentukan motifnya. Setiap perasaan haruslah mempunyai alasan lahir yang jelas. Itu hanya mungkin jika perasaan dikaitkan secara kuat dengan pikiran kita
Penguatan, berarti kita harus menemukan sejumlah sumber tertentu yang akan menguatkan perasaan itu dalam jiwa kita. Ini secara langsung terkait dengan unsur keyakinan, kemauan, dan tekad yang dalam yang memenuhi jiwa, sebelum kita melakukan suatu tindakan.
Kontrol, berarti kita harus memunculkan kekuatan tertentu dalam diri yang berfungsi mengendalikan semua warna perasaan diri kita
Doa, berarti kita mengharapkan adanya dorongan Ilahiyah yang berfungsi membantu semua proses pengarahan, penguatan, dan pengendalian bagi mental kita
-3. -Perbaikan fisik
Sebagaimana ahli kesehatan mengatakan bahwa dasar-dasar kesehatan itu tercipta melalui perpaduan yang baik antara tiga unsur :
Gizi makanan yang baik dan mencukupi kebutuhan
Olahraga yang teratur dalam kadar yang cukup
Istirahat yang cukup dan memenuhi kebutuhan relaksasi tubuh
Hadist riwayat Imam Ahmad :
Rasulullah berkata, Inginkah kalian kuberitahu tentang siapa dari kalian yang paling kucintai dan akan duduk di majelis terdekat denganku di hari kiamat?
Kemudian Rasul mengulanginya sampai tiga kali, dan sahabat menjawab Iya, ya rasulullah ! Lalu rasul bersabda, Orang yang paling baik akhlaknya.
14 Januari 2011
Lahir Hasan
Walaupun HAsan belum memahami dunia blog dan belum pandai baca, namun mama nukilkan ini kerana ingatan terhadap indahnya kelahiranmu 4 tahun yang lalu.
Kau adalah anak yang penuh telatah....
Walau riangmu selalu diselangi dengan marah marah sayang mama dan abah.
Tetapi kau memang memiliki keindahan tersendiri.
Mama tak sempat lagi nak raikan hari lahir Hasan. NAmun mama tetap ingat apa yang Hasan nak, kek ada spider man, kek ada Ben10...tapi mama rasa kita raikan seadanya saja.
HAsan adalah segala-galanya .....
Perlu bekerjasama dengan abang Husin jaga adik2 Zahra dan Haura.
Ingat, HAsan adalah penegak kebenaran mama. Sebab itu Hasan peribadinya garang sedikit. Amat garang kalau ada siapa2 yang menyentuh barang milik Hasan...sebab HAsan perlu begitu.
Kadang2 kita ditindas, Hasan lah yang menjadi Hero bangkit dan berjuang.
Keceriaan dan kecomelan HAsan memang penyejuk hati mama. Hasan hatinya lembut tak boleh dimarah terus mukanya bertukar dengan banjiran air mata yang memenuhi pipi yang kecil.
Semoga Allah menjadikan HAsan anak yang soleh dan penyejuk mata hati ibubapa, hormat orang tua dan berkasih sayang sesama insan.
Selamat Ulang Tahun kelahiran Hasan Sayang.
Sambutan hari jadi masa umur 2 tahun.
Luv u Talkative and Philosoper mama
29 November 2010
Anak-Anak Yang Indah
Hari ini deman, selsema, batuk dan sakit badan semakin rasa pulih.
Sedang letih2 sambil bermonolog kepenatan , tiba2 Husin datang ke dapur. Ketika itu saya sedang melipat pakaian yang bertimbun2 banyaknya.
Saya pun mengadu pada Husin....(seperti biasa hari Isnin, abah tiada di rumah ada pengajian, maka saya sendirian dan terpaksa bersendiri ditemani anak2 yang pelbagai ragam untuk diuruskan)
" Husin, mama letih lah, mama dah lah deman dan tak cukup rest. Kepala mama pun sakit".
Alhamdulillah , tangan Husin yang kecil cuba menghulurkan pertolongan.
"Kesian mama, mari abang tolong mama. Tapi abang lipat baju yang kecik2 jer mama yer?"....
Kemudian Hasan pun datang, "Hasan pun nak tolong mama lah", Hasan dan besar sebab tu Hasan pandai lipat baju...hihihi...oklah Hasan.
Sedang Hasan melipat baju si Zahra, Zahra pun datang sambil jerit kat Hasan " ju gak (Baju Zahra)...." , sambil bertarik2 baju antara Hasan dan Zahra....akhirnya saya dan Husin siap melipat baju dan kemas baju di rak masing2....
Aku juga bersyukur, hati yang gundah dan badan yang letih kembali tenang dan jiwa juga tenang.
Terima kasih Tuhan atas kiriman anak2 yang indah. Jadikan mereka anak yang soleh...yang boleh mengubat jiwa ke naik menuju Mu dengan cahaya ketenangan radhiat mardhiah.....
Semoga cahaya esok yang terbit menjanjikan hari2 yang lebih berkualiti bersama keluarga, yang dihajati juga ditunaikan Tuhan......
Ilahi maqsudi wa matlubi
26 November 2010
Berdebar Tunggu Dialog Keibubapaan
Petang tadi hingga sekarang hidung ni tak berhenti2 asyik disapu....demam menyerang....bagusnya, Alhamdulillah dapat pulihkan semula sistem badan yang rasa sangat letih sekarang ni.
Sambil berkira2 dan bercongak tunggu hari esok sambil berkira2 dalam kepala apa lagi yang tak selesai. Rasa berdebar takdelah seperti masa jadi pengarah Seminar Pengajian Tinggi Islam tahun lepas.
Kali ini saya bergerak sebagai protokol dan program ini hanya separuh hari.
Hemm, kedatangan Dr Mariani Mohd Nor yang biasa menghiasi Wanita Hari Ini di TV3 memang ditunggu2 oleh kami semua. Lagi2 geng Fansuri (pelajar saya yang memang fanatik...hihihi).
Program esok memang namanya program keibubapaan tapi ramai juga orang yang bujang hadir (saya rasa amat tepat untuk mendapatkan ilmu sebelum melangkah ke alam lain. Rasa rugi agaknya Safiyah tak ikut (Saf, kalau awak ada lagi BEST lah).....
Segalanya sudah disiapkan, bola pingpong, belon dan besen (esok akan diisi air). Program ini bukan sekadar ceramah biasa penuh dengan analogi dan saya PASTI peserta tidak akan lupa saat2 ni walaupun hanya sebentar sahaja.
Kepada sahabat2 semua yang sudah berjuang yang "hard core", Kak Zu, Kak MAz...memang kita team yang ngam dan best....Shila, Kak Jijah, Safura, Teacher (good team and supporters)...
Semoga Allah menerima amal kita yang sedikit ni.....
Ps: Kepada abang suami tersayang, yang tak dapat join program esok....moga berjaya dengan program abang...abangkan MANTAPPPP...
Good Lucks both of us.....
Kepada anak2, insan yang cemerlang .....kami sentiasa bersama anda.....kami akan tebus masa anda semula....doakan mama dan abah yer sayang. Untuk Husin, abang yang sentiasa faham dan empati, Hasan yang banyak bertanya, Zahra yang sentiasa memberi perhatian dan Haura yang pipi epal jatuh....
Allah akan jaga dan lindungi kalian.....amal mama untuk kalian....
25 November 2010
Mohon Doa
Syukur setelah 3 hari menanggung kecederaan di jari tengah kanan saya (luka tak tahu kenapa), hari ini dah baik , dah boleh ambik air solat dengan baik, boleh pegang sesuatu dengan baik, boleh membasuh pinggan mangkuk dan periuk dan pelbagai aktiviti yang lain.
Mak masih lemah dan tidak sihat sejak balik dialisis Sabtu baru ni. Saya sudah minta abang2 hantar ke emergency Hospital Serdang dan bukan ke klinik. Kerana penyakit mak yang berangkai apatah lagi kerana beliau mengidap penyakit buah pinggang, harus terus berjumpa pakar. Mak sudah seminggu tidak makan nasi hanya menjamah bubur (tidak boleh bau makanan, adalah salah satu simptom penyakit buah pinggang yang teruk, pening kepala selain muka yang bengkak)
Semoga Allah beri kesembuhan kepada mak. Dan Ya Allah kabulkan permintaan dan impian ku untuk dapat mengerjakan umrah bersama mak. Berikan beliau kesihatan yang baik yang masih tersisa dari Rahmat dan kasih sayangMu....
Sahabat semua minta tolong doakan mak saya (ayah saya juga yang walau lenguh sendi sana sini tetapi masih kuat menbaktikan cinta kepada mak)
Sedang mak terbaring kaku , saya sibuk memasak di dapur....ayah mengajak cucunya, shahir, budin, dan anak2 saya untuk membaca Yasin berjemaah.
Alhamdulillah, sejuk hati dan mata saya tengok aktiviti begitu.
Hidup dalam lingkungan keluarga yang berlandaskan Al-Quran dan sunnah memang cita-cita saya.
Moga Allah menganugerahkan kami keturunan yang mulia dan tidak menyia2kan hidup di bumi Allah ini.
19 November 2010
Ayam Masak Kicap Segera
n anak2, sapu rumah, siapkan anak2 solat dan ajar mengaji (sambil2 lipat pakaian)....Merancang Aktiviti Cuti Anak
Saya pagi ini dan hari ini tersangat letih dan lelah. Mungkin kerana menyelesaikan tugasan rumah yang tidak habis2. Letih sebenarnya bekerja di rumah (suri rumah tangga ni).
Teringat kembali kepada Sy. Fatimah Az-Zahra yang mengadu kepada Nabi Muhammad. " Wahai ayahanda, aku terlampau letih dan lelah dalam menguruskan rumahtangga ku ini".
Kemudian Rasulullah mengajarkan tasbih Fatimah. Maka aku juga mengadu kepada RAsulullah dan Allah. Kembali semula semangat.
Marah2 semasa mengurus rumahtangga amat bahaya. Jadi sebab itu saya harus happy jadi anak2 juga happy dan tidak stress. JAdi kalau kita penat dan letih ajukan pada Allah. Semoga Allah mengirim bantuanNYA kepada kita.
Saya baru selesai menelefon beberapa institusi untuk saya hantar anak saya HAsan dan HUsin ke program pembelajaran.
Saya menelefon KUMON dan AKADEMI DARUL HUFFAZ..keduan2nya berdekatan rumah saya di KAJANG, PRIMA SAUJANA .
KUMON tidak menerima pengajian sebentar, iaitu sebulan sahaja. Mungkin saya akan hantar mereka ke Akademi Darul Huffaz, pengajiannya adalah seminggu dua kali ....untuk mengetahui lebih klik sini
Semoga mereka tidak sia2kan ni'mat yang Tuhan anugerahkan.
PS: Terima kasih kepada yang meraikan Hari Lahir HUsin semalam dan menggembirakan Husin. Kami ingat nak buat biasa2 saja, tapi Husin yang panggil mereka semua untuk raikan kek dan pizza dia.
18 November 2010
Nukilan Bonda buat Husin & Zahra
Anak permata hati bonda dan ayahanda
Kelahiranmu membawa makna yang tidak terhingga
matamu lebih panah dari api
Hatimu indah bak salju
Kenangan abadi bersama kalian
bonda ingat sehingga mati
Harapan bonda
Moga gunung yang tinggi dikau daki
Bumi yang rendah dikau susuri
Laut yang dalam dikau selami
Hutan yang tebal kau terokai
Dunia ini hanya penjara bagi Mukmin
Juga tempat menuai bumi Akhirat
Gunung yang tinggi ibarat cita-cita kalian
Cita-cita luhur
martabat agama, maruah, keluarga
Bumi ibarat bulatnya tekad kalian
Restu bonda dan ayahanda seiring
Laut ibarat samudera hati yang tak habis digilap
perlu perjuangan untuk hati yang bersih dan putih
Hutan yang tebal ibarat perjalanan ilmu
Penuh dugaan dan cabaran
tapi setiap pohon yang berjaya kau cantas
kau akan dapati ilmu yang baru dan manfaat
buat bekalan dalam hidup kalian
Anak-anak ku
Lahir kalian bukan sia-sia
Penuhi diri dengan Taqwa dan Iman
Senjata berharga dalam menghadapi
manusia beserta cubaan dunia
11 November 2010
Sandwich Telur
Hari ini sempat bersarapan dengan sandwich telur mayonis yang mudah dan ringkas beserta nasi goreng merah buatan saya...hihihi....
Ada orang yang masak telur dulu dengan merebus kemudian kupas kulit hancurkan dan campur garam...tetapi dengan keterbatasan yang saya ada dengan menjengah perkara lain seperti melipat baju, siapkan Husin ke sekolah dan adiknya tiga yang lain maka saya hanya sempat pecahkan dua biji telur masak dalam kuali sambil letak minyak sedikit dan hancurkan campur garam dan lada sulah juga mayonis maka siapppppp......
gambar hiasan
Tapi gambar di atas tu hiasan saja, sandwich saya tak sempat nak potong cantik2....tak sempat....
Maka dalam keterbatasan yang saya ada, saya masih ingin meyulam kasih sayang dalam keluarga saya yang dalamnya ada suami, anak-anak, ibu bapa dan adik beradik (kami keluarga besar) dengan hasil tangan saya sendiri.
Selalu juga suami pesan kalau masak jangan dengan hati marah2, emosi, badmood dan sebagainya (kadang2 saya juga terblender perkara yang kurang baik itu), tetapi dengan latihan dan proses yang saya lakukan saya berjaya tempuhi perkara demikian.
Maka sarapan yang saya sediakan pagi tadi walau dalam kesibukan dan keterbatasan kami dapat rasakan ianya penuh dengan kemanisan kasih sayang halawatul mahabbah (bagus juga kalau letak nama untuk sandwich tu...hihihi).
Saya pernah ditanya oleh seorang kawan, "Sal, tak rasa letih ke dengan kerja, belajar lagi, jaga anak lagi, urus rumah lagi, masak lagi". NAh, tentu jawapan saya " Memang letih".
Tapi, keletihan itu harus jalani dengan hikmah. Contoh, kalau kita punya masa yang banyak tentu sandwich telur kita lebih molek wajahnya. Tetapi kita jangan menambah letih kita dengan hal yang lebih remeh temeh. Kita harus jalani hidup seadanya.
Misalnya, kalau si isteri cakap dengan suami " bang, baju abang tinggal satu lagi tak iron", tapi si suami harus bertindakbalas dengan "tak apalah, biasa2 saja. Nanti sempat abang habiskan"
Untuk isteri yang bekerja (bukan semua dapat pilihan untuk jadi suri rumahtangga sepenuh masa):
Sesibuk manapun kita jangan lupa sentuhan kasih sayang (attachment dengan anak2), jangan biarkan orang lain menabur kasih mereka terhadap anak kita. Biar anak2 melihat kita yang UTAMA dalam hidup mereka. Mereka adalah harta kita di kubur nanti. Doa mereka mampu memberi cahaya kepada rumah kita yang gelap sana.
Sentuhan kasih sayang itu pelbagai cara mengikut cara hidup masing-masing. Jika saya yang tidak berapa suka makan di luar, masak yang ringkas dan mudah (tanpa guna aji dan perencah segera) adalah kegemaran saya. Maka, kalau si anak memuji, "mama masak sedaplah". Itu kerana kita tahu apa rasa dan nature kegemaran anak kita.
Jangan lupa amalkan petua Sy. Fatimah Az-Zahra puteri Nabi. TASBIH ZAHRA perlu dibaca sebelum tidur, moga2 semua tugasan rumah kita mudah dan senang. Mungkin ada malaikat yang membantu dengan perintah Allah SWT. Jika di sisi saya, saya banyak bantuan dari ibubapa saya, anak buah saya, kakak2 saya atau kadangkala bekas maid2 saya.
Kita sebagai ibu harus mengambil suri teladan wanita pertama dalam hidup kita puteri Nabi sebagai contoh dan teladan. Rasul Allah s.a.w. sangat mencintai puterinya ini. Fatimah Azzahra r.a. adalah puteri bongsu yg paling disayangi dan dikasihani junjungan kita Rasul Allah s.a.w. Nabi Muhammad s.a.w. merasa tak ada seorang pun di dunia yg paling berkenan di hati beliau dan yg paling dekat disisinya selain puteri bungsunya itu.Demikian besar rasa cinta Rasul Allah s.a.w. kepada puteri bongsunya itu dibuktikan dgn hadits yg diriwayatkan oleh Ibnu Abbas. Menurut hadits tersebut Rasul Allah s.a.w. berkata kepada Imam Ali r.a. demikian:
“Wahai Ali! Sesungguhnya Fatimah adalah sebahagian dari aku. Dia adalah cahaya mataku dan buah hatiku. Barang siapa menyusahkan dia ia menyusahkan aku dan siapa yg menyenangkan dia ia menyenangkan aku…”
Pernyataan beliau itu bukan sekedar cetusan emosi melainkan suatu penegasan bagi umatnya bahwa puteri beliau itu merupakan lambang keagungan abadi yg ditinggalkan di tengah ummatnya.
Untuk mencontohi rumahtangga, kita contohi Sy Ali dan Fatimah. Dua sejoli suami isteri yg mulia dan bahagia itu selalu bekerja sama dan saling bantu dalam mengurus keperluan-keperluan rumah tangga. Mereka sibuk dgn kerja keras. Fatimah r.a. menepung gandum dan memutar gilingan dgn tangan sendiri. Ia membuat roti menyapu lantai dan mencuci. Hampir tak ada pekerjaan rumah-tangga yg tidak ditangani dgn tenaga sendiri.
Rasul Allah s.a.w. sendiri sering menyaksikan puterinya sedang bekerja bercucuran keringat. Bahkan tidak jarang beliau bersama Imam Ali r.a. ikut menyingsingkan lengan baju membantu pekerjaan Sitti Fatimah r.a.
Banyak sekali buku-buku sejarah dan riwayat yg melukiskan betapa beratnya kehidupan rumah-tangga Imam Ali r.a. Sebuah riwayat mengemukakan: Pada suatu hari Rasul Allah s.a.w. berkunjung ke tempat kediaman Sitti Fatimah r.a. Waktu itu puteri beliau sedang menggiling tepung sambil melinangkan air mata. Baju yg dikenakannya kain kasar. Menyaksikan puterinya menangis Rasul Allah s.a.w. ikut melinangkan air mata. Tak lama kemudian beliau menghibur puterinya: “Fatimah terimalah kepahitan dunia utk memperoleh keni’matan di akhirat kelak”.
Fatimah pernah mengeluh krn tapak-tangannya kasar akibat terus-menerus memutar gilingan tepung. Ia keluar hendak bertemu Rasul Allah s.a.w. Karena tidak berhasil ia menemui Aisyah r.a. Kepadanya diceritakan maksud kedatangannya. Ketika Rasul Allah s.a.w. datang beliau diberitahu oleh Aisyah r.a. tentang maksud kedatangan Fatimah yg hendak minta diusahakan seorang pembantu rumah-tangga. Rasul Allah s.a.w. kemudian datang ke rumah kami. Waktu itu kami sedang siap-siap hendak tidur. Kepada kami beliau berkata: “Kuberitahukan kalian tentang sesuatu yg lbh baik daripada yg kalian minta kepadaku. Sambil berbaring ucapkanlah tasbih 33 kali tahmid 33 kali dan takbir 34 kali. Itu lbh baik bagi kalian daripada seorang pembantu yg akan melayani kalian.”
Sumber sini.
Itulah coretan saya untuk hari ini.
Sama-sama doakan kami ibu-ibu ya (oohh...yang bapa-bapa juga didoakan)
29 Oktober 2010
Pagi Jumaat
Alhamdulillah dapat menghirup udara 29 Oktober 2010.
Sejak akhir2 ni selalu mengadu kat suami yang dada dan ulu hati selalu sakit2...setakat ni takde lagi check up.
Apapun pagi ni just nak buka lembaran pagi sikit dengan cerita pagi radio Saya dan Suami.
Kami berdiskusi tentang pendidikan anak2 berteraskan Al-Quran.
Macamna nak apply Al-Quran dalam kehidupan seharian kami di rumah. Dan bagaimana kami nak hidup tanpa TV???
Semalam dalam pencarian dan pembacaanku , aku terjumpa blog seorang ibu yang bekerja bukan surirumahtangga sepenuh masa berjaya membuat rancangan TV sendiri di rumah. Iaitu dengan membuat koleksi CD sendiri dan tentunya bermanfaat. Aku akan cuba apply nanti ....
Pendidikan Al-Quran termasuklah Iqra (tak guna Qiraati sebab kat tadika dah guna) aku buat setiap hari setakat ni. Lepas maghrib kami anak beranak duduk , Hasan, Husin, Zahra dan Haura juga sambil masing2 dengan Quran dan Iqra masing-masing. (Haura jer tak).
Mula-mula fokus diberikan lebih kepada abang Husin, start baca Iqra (alhamdulillah baru masuk Iqra 3-sekarang tengah suaikan diri dengan bacaan kasrah), lepas tu hafal surah juz Amma, sekarang dah 9 surah yang agak lancar. Kemudian buka Bacalah Anakku Buku 2 pulak. Lepas tu Hasan dengan Hijaiyah nya (Mama baru nak start buat Hijaiyah Flash Card sendiri). Hari tu mama dah buat A, B, C Flash Card tapi dah ke mana2 lah (permainan untuk anak2 memang selalu lost and found sebab kami tinggal dalam keluarga yang besar). So , mama akan buat flash card dan siap laminate lagi. Hari tu tak laminate buat kertas kadbod jer .....
Dengan Hasan kaedah belajar dia agak lain. Sebab dia ni tak suka duduk baik2 dan tak fokus masa ajar dia. Tapi kalau ajar Husin dia ikut dan lepas tu dia akan hafal (contoh , hari tu sajar Husin Surah Yasin tapi Hasan pun dapat ikut juga).
Dengan Zahra lain pulak, dia ni suka ikut dan agak berdisiplin....HAura, sedang buat visual and hearing teaching dengan dia....
Pendidikan berQuran yang aku maksudkan adalah membaca potongan ayat Quran yang bermakna untuk anak2. Kaedah ini ada aku baca dalam satu buku yang aku beli 3 tahun lepas. Contoh:
1. Mengajar anak membaca dengan bahas Isyarat .
Contoh Surah Al-Fatihah:
Alhamdulillahi RAbbil Alamin. Segala Puji Bagi Allah Tuhan sekalian Alam. Sambil membaca aku suruh anak ikut. Angkat tangan lagak berdoa cakap Alhamdulillah , Rabbil tunjuk atas maksudnya Tuhan , Alamin =seluruh alam , buat bulatan besar dengan tangan tunjuk alam....
Yang bahasa isyarat ni , orang lain boleh buat ikut suka mereka lah .
2. Kalau kita nak suruh anak buat sesuatu , jangan arah dengan suara kasar. "Husin , ambik air kasi Zahra" . Mungkin boleh tukar dengan memasukkan potongan ayat Quran , Husin " wa bil walidaini ihsana" ....abang, tolong ambik air kasi adik Zahra ni....secara tak langsung kita menyertakan kalimah Allah dalam kehidupan kita ....
3. Untuk hafazan - tak lagi diusakan secara berhemat. Baru nak mula sikit. Semalam dah tengok satu institusi hafaz Quran namanya Akademi Darul Huffaz, bayarannya harga elit juga lah...tapi banyak pakej juga lah . Serendah RM50 hingag RM2000 lebih pun ada. Saya juag bercita2 untuk bawa anak ke sini juga sebab di sini diiktiraf JAIS dan JAWI.
Hari tu adalah saya start Hafal surah2 penting tapi tak menjadi lagi (tak konsisten, start dengan hafalan surah yang saya mulakan sejak bujang lagi). Agak2nya kena cooperative learning dengan anak2 lah dan suami ....
4. Pemakanan - masa mengandung memang mama jarang ambik makanan ringan yang banyak ajinamoto dan pemakanan yang mama amalkan bukan supplemen food yang dibeli di farmasi atau dijual oleh MLM ni. Hanya makanan biasa yang dibeli sendiri dan ada yang dipesan dari kawan yang duduk luar negara. Untuk anak2, masih tak konsisten lagi kaedah makanan harian seperti madu, kismis , kacang dan sebagainya...ikut dan ada jer...Tapi masa Mama mengandung memang diorang ni dah makan, mama amalkan
1. kismis
2. madu,
3. kundur @ ghundur (sejenis getah yang pahit, alau Ustaz Amin dia gigit macam tu jer tapi mama masukkan dalam air kosong dan minum) boleh dapat di negara Arab. Makan ini untuk dapat anak yang kulit cantik dan otak bagus.
4. pear (untuk anak cantik), untuk dapat anak yang kulit cantik juga kalau di timur tengah mereka makan buah yang macam epal nama safarjal, makan ni masa mengandung Hasan dan Husin jer, anak mama perempuan tak dapat makan sebab tak de orang bawa dan bukan musim dia juga masa tu.
5. za'faran in juga bagus untuk hati bersih, kulit cantik dan otak juga. Masa masak dan minum boleh juga masukkan . Makan ni kalau lebih2 pun akan menyebab kan fizikal aktif dan ceria terlebih :). So, kalau nampak Husin terlebih lompatnya sama ada makan benda ni atau KFC terlebih.
yang jarang diamalkan ialah Minyak zaitun dan makan buah zaiton...sebab agak pahit...ni abahnya jer yang selalu makan....Sub kat abah boleh juga kan....hehehe.
Tapi saya pun dah cuba makan juga contoh masuk dalam salad yang kita buat ....sedap juga tau...
Makanan ni semua selain untuk faedah di atas, saya dapat perhatikan ianya bagus untuk tingkahlaku anak2....yerlah, ianya kan makanan sunnah yang NAbi ajarkan pada umatnya.
Itu jerlah nampaknya perkongsian dengan pembaca. Doakan kami dapat beramal dan menjadi ibubapa berkualiti dalam tempoh masa kami yang sedikit dengan anak2....Moga anak2 berjaya dalam hidup dunia akhirat mereka...
..........................................................................
Sebelum berakhir, masa kami tengah borak2 nampak ada satu kereta bunyi hon kuat2 sebab ada kereta sedang blok dia untuk jalan terus (yer lah ni kan traffic jam)...kemudian kereta yang dihon dah bagi jalan , tapi kereta ni boleh pulak buat isyarat tangan tanda mencarut....masa nampak tu saya beristigfar dan kata2 napa rosakkan pagi jumaat macam tu dengan marah2 dan buat macam tu....
Dalam kepala saya berfikir sambil suami meneruskan tazkirahnya dalam kereta ....
Kepala berfikir: Napa orang tu marah dan buat macam tu, kan dalam Islam ada Anger management, tak baik buat macam tu. Dan saya melihat implikasinya kepada anak beliau. Kalau dia ada anak , dia harus menjadi abah yang punya akhlaq yang baik tak perlu dia buat macam tu .....entahlah....Ya Allah beri Hidayah kepada hamba yang mencariMU....
Berkati kami,
26 Oktober 2010
Angan-Anganku
Well kalau jadi kenyataan memang aku ucap Alhamdulillah.
Angan-angan ini aku dapat semalam semasa mengajar subjek "Penilaian Alternatif Pra Sekolah" untuk pelajar sijil pra sekolah di Kolej Dar Al-Hikmah.
Angan-angan ini juga terbangun dan terlintas apabila satu petang Cikgu Nor, guru tadika di TASKI ABIM anakku menghulurkan borang pendaftaran.
Cikgu Nor: Puan, ini borang pendaftaran baru dengan yurannya.
SAya: Eh, hari tu kan dah isi. (Sambil mata tengok jumlah yuran). Mahalnya cikgu yuran ni dekat RM600. Ada sedikit rundung di wajah ku dan berlegar2 kepala sambil nak tukar sekolah Husin dekat dengan rumah mak aku yang yurannya dalam RM300 lebih sahaja.
Cikgu NOr: Tak tahu lah Puan, sekarang ni pengurusan baru.
Saya: Hemm...
Bercakap tentang pendidikan Pra Sekolah ABIM. Memang ABIM adalah perintis pra sekolah agama dan boleh dikatakan agak berkualiti sistem pengajiannya (merujuk kepada perkembangan anak dan jirannya).
Tapi kalau dah mahal ni rasa macam menindas rakyat yang memerlukan pendidikan yang berkualiti tapi masih dalam basic harga yang agak berpatutan. Kalau gaji aku RM10000 sebulan takde masalahlah...dan aku pun tak membebel dalam blog ni. Satu lagi kesian dengan mak ayah budak2 lain yang mungkin anak2nya sekolah menengah dan sekolah rendah. Kalau anak sorang tak per juga....(Semua ni fikiran negatif..huhuhu...takper ini semua challenge , cabaran).
Antara yuran yang aku tak setuju,
Peralatan sekolah (beg, alatulis) = ini aku boleh beli sendiri yang harganya hanya RM20...sebab abang aku jual beg borong aku beli beg Ben10 baru RM15. Alatulis dan banyak kat rumah,
Aktiviti=RM40 (Kalau dia buat rombongan pun minta masa nak pergi rombongan lah, atau aktiviti apa pun aku tak tahu)
BUku Teks RM186 = Tak perlu mahal2 kot...macam tak releven jer...
BAnyak lah lagi aku rasa memang cekau darah ....yang mana sebelum ini yuran2 sampingan ni semua takde.
Aku dah cakap kat Husin kita sekolah kat rumah nenek, tapi dia kata nanti takde kawan. (Walaupun aku tahu tukar sekolah ini akan menganggu psikologi pembelajaran dia)....
Apa nak buat Husin, pendidikan sekarang tempat orang cari duit. Kalau diorang ni dengar Dato Siddiq Fadzil cakap ok sikit kot...tak perlu yurannya mahal tapi yang penting KUALITI.
Aku pernah didedahkan dengan satu pra sekolah yang memang bagus, budak2 dah hafal surah lazim....tak perlu buku teks sampai RM200....ajar saja anak2 ini jadi anak soleh....
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>C. H. A.L.L.A.N.G.E......................
Berbalik kepada anagan2 ku, aku nak buka tadika yang yurannya sedang2 saja.
Medium bahasa , 3 Bahasa, Bahasa Melayu, Inggeris dan Arab.
Pengurusan Tadika aku mempunyai contact yang baik dengan mak ayah. Kami akan melaporkan setiap perkembangan anak2 mereka melalui medium sosial (facebook) atau (email)....sebab mak ayah sekarang kerja dan mereka selalu terlepas melihat perkembangan anak2 mereka. Kalau cikgu boleh report dengan hantar portfolia itu kan bagus.....
Ha SALEHA, Ada Berani!....Aku berani apa....
I can Control MYSELF, MY DESIRE< MY AMBITIOUS....
Pray for me outside there...
21 Oktober 2010
Sketsa dengan Husin

Petang itu seperti biasa mengambil Husin anak ku yang sulong dari sekolah Taski. Naik saja kereta dia pun bersuara dan bertanya dengan suara yang agak terkejut dan penuh persoalan.
Husin: napa mama pakai baju hitam ni?.
Mama: ha kenapa dengan baju ni?
Husin: Tak cantikk
Mama: Apa? Tak cantik ? (Dengan muka yang agak terkejut kerana Husin kecil2 lagi dah pandai tengok cantik ke tak cantik)
so, kalau mama pakai baju warna apa cantik?
Husin: Warna oren lah.
Mama: Oren tu sebab Husin yang suka. Mama biar pakai baju ni nampak tak cantik tapi depan suami mama kena cantik. Kalau depan orang lain mama cantik sangat nanti mama dapat dosa.
Husin pun tersenyap seketika mungkin agaknya sedang berfikir.
Mama: Tapi Tuhan cakap sebaik2 pakaian ialah TAQWA. Husin tahu apa itu TAQWA?
Husin: Kak Wa ? Tahu lah, kakak Haramain ( kakak sepupu dia nama Mastura panggil Kak Wa)
Mama: Husin ni bila mama cakap tak tengok muka mama tu lah kurang jelas mama cakap. Cuba tengok muka mama bila cakap. Mama bukan sebut kak wa mama sebut TAQWA. Tahu apa itu taqwa?
(Husin geleng kepala)
Taqwa tu baju yang paling best sekali. Kalau siapa pakai baju tu mesti cantik di hadapan Allah.
* Kecik2 pun dah tahu kritik fesyen baju
29 September 2010
Cakar Orang
"Puan, anak buah saya suka panjat2...bla bla"
"Puan, adik saya jenis yang senyap jer...bla bla"
Biasalah kalau dah jadi pensyarah psikologi ni, semua masalah manusia perlu didengari (menghormati dan cuba untuk menyelesaikan).
Kalau saya pula mengadu pada sapa...mengadu pada Freud ke? Bandura ke? Skinner ke? Hahaha , tentulah TIDAK!!
Saya rasa macam nak mengadu pada pensyarah saya Dr Haryati Shahrima, Dr Sidek Baba, Dr Rahmatullah Khan atau kenalan saya Dr MAriani Md Nor atau Dr Saedah Siraj.....hahaha, semuanya berstatus DR. Tapi malas juga nak kacau orang kan....dengan suami lah saya berbincang masalah anak2 (Alhamdulillah dikurniakan suami yang suka berbincang...tetttt :) )
Kalau saya boleh bertanya pada mereka yang pakar tentang psikologi dan tentang kanak-kanak di atas, " Dr, anak saya suka cakar orang, kenapa dan macamna nak atasi"...hehehehe....
Seram jer dengar tajuk dekat atas.....
Tapi nak cerita tentang kisah anakku yang kedua, Hasan Masyadi. Semalam lepas balik kerja dalam pukul 5.30 pm aku terus masuk ke rumah. Naik saja rumah aku nampak muka sepupu ku Nazrul berdarah2 macam dicakar. Aku dah tahu ini mesti kerja si Hasan. Kali ni dah masuk 4 kali Nazrul (umur 3 tahun lebih kurang HAsan) dicakar.
~~~Yang NAzrul ni pun satu , kalau Hasan cakar dia, dia buat tak tahu jer, nangis pun tidak , dia biar jer Hasan buat macam tu kat dia. Ada satu hari tu aku marah Hasan sebab cakar Nazrul boleh si NAzrul ni marah aku balik sebab aku marah Hasan...eh eh ...pelik kan...apalah kuasa anak aku sorang ni !!!~~~~
Akibatnya dengan perasaan yang sangat marah sebab dia buat orang macam tu, tangan ku yang lembut ni pun naik lah merayap ke bontot dan semua lah (kali ni aku pukul sebab sebelum ni dah nasihat, lepas tu hukuman yang lembut2)....so , ini dah kira macam peak lah....
Aku masukkan dia dalam bilik sekejap, dia senyap pulak dah tak nangis...lepas 5 minit. Aku bawa dia kuar rumah sambil aku cakap " kalau tak faham cakap mama, tak dengar cakap mama, duduk kat luar, pergi mana nak pergi, belajar beradab belajar buat baik baru balik rumah jumpa mama minta maaf dengan mama" sambil air mata aku bergenang kan....
Astagfirullah.....akhirnya kak ngah aku menarik Hasan balik rumah dia. Lepas Magrib maid aku tanya, nak bawa Hasan balik ker? Aku kata tak payah biar dia duduk situ....tapi bila fikir2 balik aku ingat nak bawa sendiri Hasan balik dengan kereta dan aku berdua dengan dia. Agar aku dapat sembang2 dengan dia.
Tapi dalam setengah jam dalam pukul 8.40pm aku dah dengar maid aku cakap dengan somebody dan dia bawa Hasan ke ruang tamu. Masa dia tengok muka aku tersipu2 rasa bersalah. Aku pun saja nak mengusik dia, kenapa balik, pergilah duk umah pak ngah tu. Pak Ngah kan takde anak laki....
Kemudian aku suh HAsan duduk depan aku, aku pun cakap dengan dia, kenapa aku marah sangat kat dia? Kenapa aku pukul dia dan semuanya? ..Pastu aku suh dia angkat tangan berikrar dan sebut macam aku sebut atau ikut aku cakap" Saya Hasan, meminta maaf kepada mama. Hasan berjanji tak akan buat jahat lagi. Tak akan cakar orang lagi, tak akan cakar Nazrul lagi, tak akan cakar abang lagi tak akan cakar Zahra lagi. HAsan akan jadi budak baik"
Tapi masa dia baca ikrar tu , aku sebut Hasan berjanji akan cakar Nazrul....dia tak ikut...pandai juga anak aku ni!
Lepas tu aku suh dia salam semua orang dalam rumah tu...lepas tu dia salam aku , aku hug sayang kat dia dan bisik kat telinga dia " Hasan jangan buat macam tu tau, nama awak sapa?" Dia jawab "Hasan", Hasan tu maksudnya baik...mama dan abah nak Hasan jadi budak baik sebab tu mama letak nama Hasan suruh Hasan jadi baik....faham tak? Dia just anggukkan kepala dia jer...
Lepas tu aku suh dia zikir ikut aku...Ya Latif...dan kami dalam rumah tu semua berzikir dengan Hasan Ya Latif Ya Latif Ya Latif....agar hati kami lembut dan melayan semua orang dengan baik.
"Ya Allah kau anugerahkan rumahtangga ini, anak2 yang soleh dan solehah, jauhi kami dari bahaya dan kejahatan syaitan dan hawa nafsu. Jadikan kami manusia yang mendokong ajaran agamaMu yang suci berlandaskan Al-Quran dan Sunnah mu yang suci. Semoga akhlak kami seiring dengan teladan nabi-nabi mu dan Ahl Bait yang suci!
Dengan Nazrul, aku sapu mukanya dengan minyak gamat...maknya marah? Aku rasa mak dia marah juga , aku panggil mak dia maksu sebab mak dia adik bongsu mak aku....Nasib baik mak dia tak datang mengamuk mengamuk kat aku. Aku just minta maaf dan aku bagi Nazrul Happy lah. Dah lah dia takde ayah duduk dengan mak sebatang kara. Jadi aku dan suami kadang2 bawa Nazrul pergi swimming pool, beli dia coklat dan happy kan dia, tanda kafarah dosa kami padanya sehingga muka dia elok....
Yerlah sebab anak aku belum mukalaf lagi, mereka tidak tercatit lagi dosa dan pahala...maka kalau anak2 di bawah umur ni buat apa2 yang tanggung dosa mak ayahnya lah...
Ya Allah, ampunilah dosa kami ini! Diri ini serah kepadamu sahaja...
Sapa yang baca entri ni , doakan lah kami menjadi orang2 yang berjaya dunia dan akhirat. Anak-anak menjadi Khalifah Allah di muka bumi dengan berjaya mentadbir bumi Tuhan dengan baik, penyejuk mata penawar di hati.